RIAUATENSI.COM - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi. Hildawati resmi menuntaskan perjalanan akademiknya usai dinyatakan lulus dalam ujian mempertahankan disertasi (Viva Voce) di Universiti Utara Malaysia (UUM). Pencapaian ini menandai keberhasilannya meraih gelar doktor (Doctor of Philosophy/Ph.D.) dari salah satu perguruan tinggi manajemen terkemuka di kawasan Asia Tenggara tersebut.
?Ujian lisan disertasi yang berlangsung di hadapan dewan penguji internal dan eksternal tersebut berjalan lancar dan penuh dinamika ilmiah. Hildawati mampu mempertahankan temuan risetnya secara komprehensif, mulai dari landasan teori, metodologi riset yang digunakan, hingga kontribusi praktis dan kebaruan konsep (novelty) yang ia tawarkan bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
?Perjalanan meraih gelar Ph.D. di UUM tentu bukan hal yang mudah ditempuh dalam sekejap mata. Berbagai tantangan akademis, tuntutan publikasi ilmiah bereputasi, serta proses analisis data yang mendalam dilalui dengan dedikasi tinggi. Ketekunan dan konsistensi Hildawati selama menempuh riset panjang ini menjadi bukti integritas intelektual yang kokoh. Tentu tidak luput dari dukungan yang sangat besar dari Pembimbing Prof. Madya Dr. Muslimin Bin Wallang dan Prof. Madya Dr. Dino Khairri bin Syafruddin.
?Dalam pemaparannya saat sesi evaluasi, tim penguji mengapresiasi kualitas riset yang diangkat karena dinilai relevan dan mampu menjawab isu-isu strategis saat ini. Masukan konstruktif yang diberikan dewan penguji turut memperkaya naskah akhir, menegaskan bahwa riset tersebut layak menyandang predikat kelulusan tingkat doktoral.
?Rasa syukur dan haru tak terbendung sesaat setelah ketua sidang mengetuk palu dan membacakan keputusan kelulusan. Momen tersebut menjadi puncak dari bertahun-tahun pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang terbayar lunas dengan predikat baru yang resmi disematkan di pundaknya.
?Di balik kesuksesan akademis ini, Hildawati mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada para promotor dan pembimbing yang tanpa lelah memberikan arahan, kritik, serta bimbingan kritis. Tak kalah penting, doa dan sokongan penuh dari keluarga serta kolega menjadi pilar utama yang terus menguatkannya di tengah tekanan studi.
?Pencapaian ini diharapkan tidak hanya berhenti pada selembar ijazah atau kebanggaan personal semata, tetapi juga menjadi modal berharga untuk berkontribusi lebih luas. Pengalaman riset berstandar internasional yang diperoleh di Universiti Utara Malaysia diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset dan memperkaya transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
?Bagi kolega dan generasi muda di sekitarnya, kelulusan Hildawati menjadi sumber inspirasi nyata bahwa komitmen pada pendidikan tinggi menuntut daya juang pantang menyerah. Keberhasilan menembus ujian akhir di universitas luar negeri membuktikan bahwa kerja keras dan fokus pada kualitas akan selalu membuahkan hasil terbaik.
?Dengan tuntasnya sidang Viva Voce ini, langkah baru Hildawati di dunia profesional dan pengabdian akademis resmi dimulai. Masyarakat ilmiah pun menantikan kiprah, gagasan segar, dan implementasi dari disertasi doktornya untuk terus memberi dampak positif bagi kemajuan bersama. (*)




