LIVE NEWSROOM 02 Nov 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Bahaya Konsumsi Alkohol Terus-Menerus, Bisa Merusak Organ Tubuh hingga Memicu Penyakit MematikanMenjaga Kesehatan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana, Ini 7 Langkah yang Perlu DiterapkanGema Pemuda Fest 2026 Meriah, KNPI Dumai Anugerahkan Award kepada Tujuh Pemuda InspiratifAntisipasi Begal dan Balap Liar, Polres Dumai Turunkan 75 Personel, 25 Motor Tak Standar DitilangLaporan Warga Lewat 110 Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu di Indo Kost Lois DumaiPolres Dumai dan Satpol PP Gelar Razia OSN, 30 Pengunjung Jalani Tes UrineEGM Pelindo Regional 1 Dumai Apresiasi Konsolidasi dan Raker Awak Media RGB Semester II 2026Pelindo Regional 1 Dumai Ucapkan Selamat, Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI DumaiPelindo FC Raih Gelar Juara World Corporate Cup 2026, Harumkan Nama Indonesia di Panggung InternasionalTerpilih Aklamasi, Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI Dumai Periode 2026-2029Jumat Keliling, Polsek Dumai Barat Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan KamtibmasPerkuat Integrasi Bisnis, Pelindo Alihkan Penerbitan Nota Layanan di 20 Cabang

Belum Ditemukan,

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas Hingga 13 Km

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas Hingga 13 Km
Foto: MC Riau

RIAUATENSI.COM - Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Hingga hari keenam pencarian, atau pada Minggu (9/8/2026), korban bernama Boiko Gulo (25) belum berhasil ditemukan. 

?Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa tim satgas gabungan terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.  

?"Upaya pencarian korban di hari keenam ini kami optimalkan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik awal kejadian hingga radius 13 kilometer ke arah hilir sungai. Namun, hingga laporan sore ini disampaikan pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum ditemukan," ungkap Adi Candra.  

?Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (4/8/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Korban yang berasal dari Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengendarai sepeda motor dan berhenti di atas Jembatan Rantau Berangin. Korban kemudian melompat dari jembatan dan seketika hanyut terbawa arus deras Sungai Kampar.  

?Pencarian melibatkan puluhan personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Tim dilengkapi dengan perahu karet, peralatan selam, armada angkut, hingga peralatan keselamatan pendukung lainnya.  

?Selain fokus pada operasi SAR, BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai dan tim yang bertugas untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.

Berdasarkan data BMKG, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Sementara itu, pemantauan pada elevasi waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada posisi 79,74 mdpl. (*)