LIVE NEWSROOM 02 Nov 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Bahaya Konsumsi Alkohol Terus-Menerus, Bisa Merusak Organ Tubuh hingga Memicu Penyakit MematikanMenjaga Kesehatan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana, Ini 7 Langkah yang Perlu DiterapkanGema Pemuda Fest 2026 Meriah, KNPI Dumai Anugerahkan Award kepada Tujuh Pemuda InspiratifAntisipasi Begal dan Balap Liar, Polres Dumai Turunkan 75 Personel, 25 Motor Tak Standar DitilangLaporan Warga Lewat 110 Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu di Indo Kost Lois DumaiPolres Dumai dan Satpol PP Gelar Razia OSN, 30 Pengunjung Jalani Tes UrineEGM Pelindo Regional 1 Dumai Apresiasi Konsolidasi dan Raker Awak Media RGB Semester II 2026Pelindo Regional 1 Dumai Ucapkan Selamat, Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI DumaiPelindo FC Raih Gelar Juara World Corporate Cup 2026, Harumkan Nama Indonesia di Panggung InternasionalTerpilih Aklamasi, Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI Dumai Periode 2026-2029Jumat Keliling, Polsek Dumai Barat Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan KamtibmasPerkuat Integrasi Bisnis, Pelindo Alihkan Penerbitan Nota Layanan di 20 Cabang

Peduli Korban Kabut Asap, Kilang Dumai dan Pertamina Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95

Peduli Korban Kabut Asap, Kilang Dumai dan Pertamina Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95
Foto: Ist

RIAUATENSI.COM — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Dumai) berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan dan Lembaga Baitulmaal Munzalan Indonesia Balikpapan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 1.090 masker KN95 kepada masyarakat Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (18/10/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Paparan asap dan partikel berbahaya di udara berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah.

Penyaluran masker ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan asap sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak karhutla.

Dalam siaran pers yang disampaikan Selasa (27/10/2026), Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam merespons kondisi darurat dan dampak sosial yang dirasakan masyarakat.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam merespons kondisi tanggap darurat dan dampak sosial yang dirasakan oleh masyarakat. Meskipun secara geografis mereka berada jauh dari jangkauan kami, melalui kolaborasi bersama Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan dan Lembaga Baitulmaal Munzalan Indonesia Balikpapan, kami berharap dukungan ini dapat membantu melindungi kesehatan masyarakat serta mendorong kesadaran untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Muhammad Rum.

Menurutnya, sinergi lintas wilayah tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana dapat diwujudkan melalui kolaborasi antarpihak. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap sekaligus memperkuat upaya perlindungan kesehatan.

Tidak hanya menjangkau masyarakat di Kalimantan Timur, Kilang Dumai sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan untuk warga di Kota Dumai yang turut menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.

Pada pekan pertama dan kedua Oktober 2026, tim Corporate Social Responsibility (CSR) Kilang Dumai membagikan sebanyak 1.500 masker KN95 kepada masyarakat. Selain itu, perusahaan juga menyerahkan 350 kaleng minuman susu steril siap minum kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.

Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah daerah dalam menangani dampak kabut asap yang sempat menyelimuti Kota Dumai akibat asap kiriman dari wilayah sekitar.

Melalui berbagai aksi kemanusiaan tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan dampak bencana lingkungan.

Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat, aman, dan tangguh dalam menghadapi bencana.

Meski demikian, penanganan dampak karhutla tetap membutuhkan langkah terpadu dari berbagai pihak, mulai dari upaya pencegahan kebakaran, pengendalian sumber asap, pemantauan kualitas udara, hingga perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (*)