LIVE NEWSROOM 02 Nov 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Reza Fahlepi, Agus Gunawan dan Hermanto Tempati Jabatan Baru: Tiga Pejabat Eselon II Pemko Dumai BergeserBahaya Konsumsi Alkohol Terus-Menerus, Bisa Merusak Organ Tubuh hingga Memicu Penyakit MematikanMenjaga Kesehatan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana, Ini 7 Langkah yang Perlu DiterapkanGema Pemuda Fest 2026 Meriah, KNPI Dumai Anugerahkan Award kepada Tujuh Pemuda InspiratifAntisipasi Begal dan Balap Liar, Polres Dumai Turunkan 75 Personel, 25 Motor Tak Standar DitilangLaporan Warga Lewat 110 Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu di Indo Kost Lois DumaiPolres Dumai dan Satpol PP Gelar Razia OSN, 30 Pengunjung Jalani Tes UrineEGM Pelindo Regional 1 Dumai Apresiasi Konsolidasi dan Raker Awak Media RGB Semester II 2026Pelindo Regional 1 Dumai Ucapkan Selamat, Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI DumaiPelindo FC Raih Gelar Juara World Corporate Cup 2026, Harumkan Nama Indonesia di Panggung InternasionalTerpilih Aklamasi, Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI Dumai Periode 2026-2029Jumat Keliling, Polsek Dumai Barat Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Pelindo Dumai Gelar Safety Induction, TKBM Dibekali Prosedur Keselamatan Operasional

Pelindo Dumai Gelar Safety Induction, TKBM Dibekali Prosedur Keselamatan Operasional
Foto: ist

RIAUATENSI.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui anak usahanya, Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Dumai, terus memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional pelabuhan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Safety Induction Batch 6 yang diikuti 70 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Dumai. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pelindo Regional 1 Dumai, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Deputy Branch Manager Perencanaan dan Pengendalian Operasi Branch Dumai PT Pelindo Multi Terminal, Said Razif Fadillah.

Safety Induction merupakan bagian dari upaya Pelindo memastikan seluruh mitra kerja dan tenaga kerja yang beraktivitas di kawasan operasional pelabuhan memiliki pemahaman yang memadai mengenai aspek keselamatan kerja.

Selain memberikan pemahaman mengenai ketentuan dan tata tertib keselamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran tenaga kerja terhadap berbagai potensi risiko dan bahaya yang dapat terjadi selama menjalankan aktivitas di area pelabuhan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai prosedur keselamatan kerja, potensi bahaya di lingkungan operasional, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko blind spot.

Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan diri, rekan kerja, serta lingkungan kerja selama menjalankan aktivitas bongkar muat.

Said Razif Fadillah menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional pelabuhan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas operasional. Melalui Safety Induction ini, kami berharap seluruh tenaga kerja dapat memahami risiko pekerjaan dan menjalankan aktivitas sesuai dengan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan,” ujar Said.

Menurutnya, pemahaman terhadap prosedur keselamatan menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung kelancaran operasional pelabuhan.

Program Safety Induction tersebut dijadwalkan berlangsung dalam 10 batch sehingga dapat menjangkau seluruh TKBM yang beraktivitas di Pelabuhan Dumai.

Melalui program tersebut, Pelindo Multi Terminal Branch Dumai mendorong penguatan budaya Safety First sebagai bagian penting dalam mewujudkan kegiatan operasional pelabuhan yang aman, produktif, dan berkelanjutan. (adv)

Tag berita